Membiarkan-Nya Gugur


Kebahagiaan ku mungkin tak sempurna,

sebab jejak kesedihan telah terencana.

sudah, mungkin ini akan menjadi bencana

sebab kisah yang terjalan tak bijaksana


Aku membiarkanya gugur,

Sebab semua lalai bahkan tak terukur.

engkau mengajak ku untuk akur,

padahal niatmu tak lagi jujur.


kini harap sudah terkubur waktu,

janji yang dulu dalam kata satu

kini tak lagi akan menyatu

petanda kisah tak memberi restu.


hilang, semua berakhir tanpa kata.

apakah kita harus memberi air mata?

agar kisah kita terlihat nyata?

yang sebenarnya utuh dalam derita,


sungguh, janjimu hanya sebatas lelucon.

menganggapku hanya sebagai penonton.

sungguh engkau hebat dalam berlakon,

menjadihkan kisah kita seperti sinetron.


aku tertawa, sebab engkau tak lebih dari pecundang.

dari bibir, manis mengucapkan "aku akan berjuang"

untuk kita yang pantang untuk pulang

tapi nyatanya  itu hanya sebuah bomerang.


sudahlah, silakan pergi!

jangan terlihat seperti gerogi

padahal hati licik bergerigi

Sebab setiap katamu mu hanyalah dramaturgi.


#Ruteng, 21 Maret 2022



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta Dan Kehilangan