Tanah Mbate Dise Ame
Ini tentang kota, kota molas dengan 1000 panorama. Ini tanah tua, tanah mbate dise ame.
Tanah pertiwi, tanah perjuangan para dewa. Pesonamu tak pernah memudar
Katanya, aura dan menawan tanah sang khalik.
Dan terbias padang yang asri, ranaka yang tinggi, lodok yang hijau serta tama orang bersahabat.
Di sana di jalan itu, kupu-kupu bersayap kuning tersenyum memuja sang pencipta
Tetesan embun sudah tak dapat di hitung
Menari dedaunan, elok cantik ria bersama
Mata air di puncak gunungnya
Dan kini ku ucapkan seribu terimkasih,
Kau sempatkan untuk ku bertumbu di sini
Ku bangga bagian dari mu,
Pertiwi tak akan ku biarkan
Nanti atau esok, engkau merintih belukar seperti di amuk bara api
Akan ku jaga, seperti motang rua di sekelilingmu.
Tanah pertiwi, tanah perjuangan para dewa. Pesonamu tak pernah memudar
Katanya, aura dan menawan tanah sang khalik.
Dan terbias padang yang asri, ranaka yang tinggi, lodok yang hijau serta tama orang bersahabat.
Di sana di jalan itu, kupu-kupu bersayap kuning tersenyum memuja sang pencipta
Tetesan embun sudah tak dapat di hitung
Menari dedaunan, elok cantik ria bersama
Mata air di puncak gunungnya
Dan kini ku ucapkan seribu terimkasih,
Kau sempatkan untuk ku bertumbu di sini
Ku bangga bagian dari mu,
Pertiwi tak akan ku biarkan
Nanti atau esok, engkau merintih belukar seperti di amuk bara api
Akan ku jaga, seperti motang rua di sekelilingmu.

Komentar
Posting Komentar